TPS 3R Solusi Penangan Sampah Kota Jambi

- 7 Juni 2021, 14:48 WIB
Pengolahan sampah kota Jambi
Pengolahan sampah kota Jambi /

EDITORNEWS - Permasalahan sampah di perkotaan sampai saat ini selalu menjadi momok pemerintah dan juga masyarakat, khususnya di kota besar.

Tumpukan dan timbulan sampah di titik tertentu di sudut kota di pinggir jalan membuat pusing aparatur pemerintah dalam penataan kota.

Tumpukan sampah muncul di mana-mana yang berdampak pada kumuhnya kota dan mengurangi keindahan dan estetika kota.

Baca Juga: Tidak Lagi Diduduki Bos Samsung, Berikut Orang Terkaya di Korea Selatan

Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi kendala tidak terkendalinya timbunan sampah di per kotaan.

TPA pun sudah semakin 'Over Capacity', sementara untuk melakukan pengembangan membutuhkan lahan yang luas dan biaya yang tidak sedikit.

TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah 3R, Reduce, Reuse, Recycling) yang dikembangkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) di berbagai kota di Indonesia diaharapkan menjadi pendorong munculnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan sampai tingkat rumah tangga.

Kota Jambi sebagai salah satu kota besar tingkat sedang dengan jumlah penduduk di atas 500.ribu jiwa juga mendapatkan program TPS 3R sejak tahun 2008 yang pengelolaanya diserahkan kepada masyarakat melalui lembaga Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). 

Baca Juga: Melalui Program TMMD ke 111, Kodim Sarko Siap Wujudkan Sinergi Membangun Negeri

Dari Santoso, Kasi Pengurangan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, dikatakan sampai dengan saat ini sudah ada 12 TPS 3R yang didirikan di Kota Jambi di beberapa kelurahan, ada sekitar 7 TPS 3R yang aktif beroperasi.

Ditambahkannya bahwa untuk  tahun 2021 akan dibangun di wilayah Kecamatan Danau Sipin, proses tender sedang berlangsung.

Keberadaan TPS 3R ini adalah upaya pemerintah dalam mengurangi timbulan sampah di perkotaan, KSM 3R diharapkan dapat berperan dalam melakukan pemungutan sampah di tingkat rumah tangga dan usaha, UMKM, semisal rumah makan, restoran, warung, pasar dan lain lain.

Kemudian melakukan proses pemilahan sampah berdasarkan jenis sampahnya, plastik, logam dan sampah organik dengan melakukan proses pengomposan.

Bambang Sutedjo TPA Talang Gulo mengatakan sampai dengan saat ini jumlah tonase sampah Kota Jambi lebih kurang sekitar 300 ton per hari yang  berupa sampah, katanya.*** Hanif B

Editor: Liston


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah