Harga Anjlok Petani Indonesia Ramei-ramei Jual Sawit ke Malaysia dengan Harga Rp4.500, Per Kilogram

- 6 Juli 2022, 13:38 WIB
Harga sawit Indonesia anjlok warga memilih jual ke Malaysia
Harga sawit Indonesia anjlok warga memilih jual ke Malaysia /

EDITORNEWS.ID - Sejak pemerintah melarang ekspor bahan baku CPO dan turunannya pada  Kamis, 28 April 2022, lalu, alhasil mengakibatkan para petani sawit tersiksa.

Tak berlangsung lama pemerintah membuka kembali kran ekspor namun, hingga saat ini harga TBS sawit petani masih berkisaran harga Rp1200, per kilogram.

Penyetopan ekspor ini disebabkan oleh kasus mafia minyak goreng yang menyeret nama Dirjen Kementerian Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana.

Beredar sebuah video memperlihatkan petani sedang mengirim buah sawit ke Malaysia.

Baca Juga: Berikan Sanksi Tegas Travel Haji yang Tidak Sesuai Aturan, Menag:Mempermainkan Keinginan Ibadah Orang itu Dosa

Para petani sawit yang tinggal diperbatsan Indonesia-Malaysia ramei-ramei jual TBS sawit mereka kenegeri jiran tersebut.

Kita mau bawa buah ke Malaysia," papar petani pria dalam video viral seperti nampak pada unggahan akun Instagram @memomedsos.

Tak tanggung-tanggung, para petani dalam video tersebut mengatakan akan menjual sebanyak 30 ton kelapa sawit ke Malaysia.

Mereka menggunakan peraku ketek sebagai alat trasportasi melansir TBS sawit ke pabrik kelapa sawit (PKS) di perbatasan Indonesia -Malaysia.

Baca Juga: Rangkaian Kunjungan Luar Negeri Selesai, Presiden Jokowi Kembali ke Tanah Air

Dengan gamblang, petani pria itu memang mengaku jika alasan aksi penjualan ini dilakukan karena harga komoditas dalam negeri sangat anjlok dan murah.

"Kita bawa hari ini 30 ton, soalnya harga buah di Indonesia seperti kata-katanya Indra Kenz 'wah murah banget'," tuturnya.

Dikutip dari Instagram @memomedsos, jika aksi penjualan ini sudah dikonfirmasi secara terpisah oleh Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia atau Akpkasindo, Gulat Manurung. Ia membenarkan aksi jual ke Malaysia ini karena harga yang ditawarkan lebih tinggi.

Sedangkan TBS di Kalimantan Utara dan Tengah hanya Rp1200 hingga Rp1600 per kilogramnya.

Gulat Manurung juga menjelaskan jika perbedaan harga cukup signifikan dan menjadi salah satu penyebab. Di Malaysia dikatakannya harga TBS masih di harga Rp3.500 sampai Rp4.500 per kilogram.***

 

 

Editor: Liston


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah