Budi Gunadi Sadikin 'Kami Akan Berusaha Keras dan Butuh Dukungan'

- 6 Januari 2021, 14:10 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. /Dok. Setkab.go.id

EDITORNEWS - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Seluruh Indonesia dapat diselesaikan dalam satu tahun menjadi permintaan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Dalam telenfrensi pers dari Kantor Presiden di Jakarta, meengatakan

“Presiden memberikan tantangan apakah bisa dipercepat, sehingga bisa selesai dalam waktu 12 bulan? Kami akan berusaha keras dan kami butuh dukungan dari seluruh teman-teman untuk lakukan hal ini,” Rabu, 6 Desember 2020.

Baca Juga: Rapper Sexy Goath Luncurkan Lagu Barunya Bertajuk Pow Pow Pow

Budi awalnya merencanakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk 181 juta rakyat Indonesia akan selesai dalam 15 bulan. Angka 181 juta rakyat yang akan divaskin merupakan kriteria untuk mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity) di Indonesia.

Saat ini vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac Biotech, sudah didistribusikan ke seluruh Provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Kapolri Idham Aziz Menyampaikan Permohonan Kepada Presiden Untuk Menunjuk Penggantinya

Budi mengingatkan kepada seluruh puskesmas, rumah sakit dan klinik di Indonesia untuk segera mendaftar ke aplikasi Pcare milik BPJS Kesehatan guna melaksanakan vaksinasi Covid-19.

 

“Karena kalau belum mendaftarkan, akan sulit bagi mereka untuk bisa melayani vaksinasi ini terutama untuk mencatat dan menangani kalau ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI),” ujarnya.

Baca Juga: Menjadi Negara Terbanyak Penyebaran Flu Burung, Prancis Musnahkan Ribuan Unggas

Budi juga meminta Puskesmas, yang kekurangan lemari pendingin untuk menyimpan vaksin, untuk segera menghubungi dinas kesehatan setempat.

“Tolong kontak Kementerian Kesehatan, aparatnya yang terdekat, kalau perlu juga bisa dikirimkan ke Twitter sama Instagramnya saya atau Facebooknya saya supaya kami bisa cepat tangani,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Sosok dan Sepak Terjang Naftali Tipagau, Pencari Senjata Untuk KKB, Ditangkap di Jayapura

Menurut rencana Pemerintah, vaksinasi tahap pertama terhadap 1,6 juta tenaga kesehatan akan selesai di Januari atau Februari 2021.

Tahapan selanjutnya adalah vaksinasi kepada 17,4 juta tenaga layanan publik, dan 21,5 juta rakyat Indonesia yang berusia lanjut.

Baca Juga: Komisi III DPR RI Akan Uji Kelayakan Calon Kapolri Baru

“Tahapan berikutnya yang lebih besar yaitu tahapan untuk 17,4 juta tenaga layanan publik dan 21,5 juta rakyat dengan usia lanjut. Kami harapkan bisa kita mulai di bulan Maret atau April 2021 juga dan untuk itu sangat membutuhkan dua hal tadi yang kami minta tolong seluruh klinik dan puskesmas untuk mendaftarkan ke Pcare-nya BPJS," katanya.***

Editor: Liston

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah