Kereta Api Tabrak Bus di OKU, Sopir PO Putra Sulung Dilaporkan Tewas

- 21 April 2024, 20:35 WIB
Warga mengamati kondisi bus penumpang Putra Sulung yang tertabrak kereta api Rajabasa di perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Pertanian, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Minggu (21/4/2024).
Warga mengamati kondisi bus penumpang Putra Sulung yang tertabrak kereta api Rajabasa di perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Pertanian, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Minggu (21/4/2024). /Antara foto

EDITORNEWS.ID - Peristiwa kecelakaan mengerikan terjadi di Desa Kota Baru, Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan pada Minggu, 21 April 2024 siang.

Kecelakaan ini melibatkan antara Bus Putra Sulung bernopol BE 7073 FU dan kereta api penumpang. Hingga saat ini belum diketahui jumlah penumpang dari bus tersebut.

Kereta Api Tanjung Karang menuju Kertapati menabrak sebuah bus angkutan penumpang di pelintasan wilayah Way Tuba Martapura, Oku Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu,21 April 2024.

Atas peristiwa tersebut korban para penumpang berhamburan diduga akibat terkena hantaman kereta api.

Baca Juga: Bharada Eliezer Resmi Nikahi Kekasihnya Ling Ling di Gereja Katolik Raja Damai, Manado

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun atas musibah ini Tolong Pak ini kejadian hari ini para korban berhamburan terkapar," ujar video beredar di Whatsapp mengutip Antara, Minggu (21/4).

Informasi sementara seorang penumpang bus dilaporkan tewas dalam tragedi kecelakaan dengan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Pertanian, Desa Kota Baru, Kabupaten OKU Timur pada Minggu pukul 13.00 WIB.

Dari informasi di lapangan, korban diketahui bernama Nazarudin Asrop, warga BK 16, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur serta sembilan orang penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Bus mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian tengah setelah tertabrak Kereta Api Ekspres Rajabasa dari arah Tanjungkarang, Provinsi Lampung menuju Palembang hingga terseret 100 meter," kata Anton, seorang sukarelawan yang menjaga perlintasan kereta api di tempat kejadian perkara di Martapura, Kabupaten OKU Timur.

Baca Juga: Kamarudin Simanjuntak Sebut Terseretnya Banyak Publik Figur Kasus Korupsi hanya Pengalihan Isu

Dia menjelaskan, peristiwa tragis tersebut terjadi bermula ketika Bus Putra Sulung yang mengangkut 10 orang penumpang berhenti tepat di tengah pelintasan dan diduga mati mesin.

Sesaat sebelum kejadian, ia mendengar suara klakson kereta dan berteriak kepada pengemudi bus untuk segera maju, namun, tabrakan tidak dapat dihindari.

"Kejadiannya sangat cepat dan tabrakan tidak bisa dihindari. Bahkan, ada sekitar lima orang penumpang terpental ke luar dari bus," jelasnya.

Sementara, Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono melalui Kasat Lantas, AKP Panca Mega Surya saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut.

"Iya benar. Anggota kami masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara," ujarnya.***

Editor: Sylvia Hendrayanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah