Kapuspenkum Membenarkan Oknum Anggota Densus 88 Simpan Profil Febrie Sebelum Penguntitan

- 30 Mei 2024, 00:12 WIB
Kapuspenkum
Kapuspenkum /Joe/

EDITORNEWS.ID - Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana membenarkan penguntitan terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang dilakukan oleh salah satu anggota Densus 88 beberapa waktu lalu, Rabu,29 Mei 2024.

“Melalui penemuan fakta di lapangan dan pemeriksaan yang telah dilakukan, diketahui bahwa anggota Densus 88 tersebut menyimpan profiling Febrie Adriansyah di dalam handphone yang bersangkutan,” katan Kapuspenkum.

Hal itu diketahui setelah anggota tim pengamanan dari Polisi Militer mengamankan identitas dan handphone dari Anggota Densus 88 tersebut.

Selain isu penguntitan, Kapuspenkum juga menanggapi pelaporan terhadap Febrie Adriansyah ke KPK terkait isu pelelangan terhadap saham PT Gunung Bara Utama (GBU). 

Baca Juga: Pemenang Miss Indonesia 2024 Asal Sumatera Utara Akan Mengikuti Ajang Miss World ke-72

“Adanya proses pelelangan terkait Aset PT GBU dilakukan oleh pusat pemulihan aset Kejaksaan Agung dengan Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan setelah adanya putusan Pengadilan dari Mahkamah Agung pada 24 Agustus 2021, jadi pelaporan yang ditujukan untuk Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus adalah laporan yang keliru,” ujarnya.

Selanjutnya, Kapuspenkum menjelaskan bahwa proses pelelangan PT GBU ini dilakukan penilaian dalam 3 Appraisal.

Pertama terkait dengan aset atau bangunan alat bangunan yang melekat pada PT GBU dengan nilai kurang lebih Rp9 miliar. Kemudian ada juga perhitungan oleh Appraisal yang kedua terkait dengan PT GBU dengan nilai Rp3,4 triliun. 

Dari kedua Appraisal dilakukan satu proses pelelangan pertama, tetapi satu pun tidak ada yang menawar.

Baca Juga: Bareskrim Polri Tangkap Caleg Terpilih PKS di Aceh Terlibat Narkoba, Diketahui Memiliki Jaringan di Malaysia

Halaman:

Editor: Sylvia Hendrayanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah