Diatensi Hotman Paris Penyebab Kematian Tak Wajar Santri di Tebo Jambi

- 17 Maret 2024, 23:10 WIB
Tangkapan layar Hotman Paris di Instagram @hotmanparisofficial
Tangkapan layar Hotman Paris di Instagram @hotmanparisofficial /Instagram /

EDITORNEWS.ID - Polda Jambi telah mengambil sejumlah langkah dalam mengusut kasus meninggalnya seorang santri di Pondok Pesantren Raudhatu Mujawwidin, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Tim Asistensi dari Ditreskrimum Polda Jambi telah diturunkan ke Polres Tebo untuk memberikan pendampingan terkait kasus kematian santri AH (13), Pada tanggal 14 November 2023 yang lalu.

Kasus ini telah menarik perhatian publik, bahkan pengacara ternama Hotman Paris turut mengomentarinya.

Hotman Paris, melalui pernyataannya, meminta Kapolda Jambi untuk serius mengusut kasus  meninggalnya seorang santri di Pondok Pesantren Raudhatu Mujawwidin tersebut.

Baca Juga: Pj Bupati Merangin Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2024

Menanggapi permintaan tersebut, pihak kepolisian mengklaim telah melakukan langkah-langkah untuk mengusut kematian santri AH (13).

Plh Kasubbid Penmas Humas Polda Jambi, Kompol M Amin Nasution, mengonfirmasi bahwa perkara meninggalnya santri tersebut telah naik ke tahap sidik oleh kepolisian setempat.

Kasus kematian AH masih menyimpan banyak misteri, termasuk hasil autopsi yang menunjukkan bahwa kematian anak tersebut disebabkan oleh benda tumpul, berbeda dengan surat keterangan kematian dari Klinik Rimbo Medical Centre yang menyatakan bahwa korban meninggal akibat tersengat listrik.

Surat keterangan kematian menyebutkan korban meninggal akibat tersengat listrik, namun hasil ekshumasi pada tanggal 6 Desember 2023 mengungkapkan adanya patah batang tengkorak dan pendarahan di otak.

Baca Juga: Jaksa Tetapkan Satu Orang Tersangka Baru Kasus Korupsi Penerima UPT di Pasar Sanggam Adji Dilayas

Halaman:

Editor: Sylvia Hendrayanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah