Kasus Vina Cirebon: Kuasa Hukum Pegi Ngaku Kaget Jumlah Terduga Pelaku DPO dari Tiga Menjadi Satu

- 29 Mei 2024, 08:49 WIB
Petugas Kepolisian menggiring Pegi Setiawan (tengah), tersangka kasus pembunuhan Vina, untuk dihadirkan pada konferensi pers di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024).
Petugas Kepolisian menggiring Pegi Setiawan (tengah), tersangka kasus pembunuhan Vina, untuk dihadirkan pada konferensi pers di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024). /

EDITORNEWS.ID - Pegi Setiawan alias Perong telah diamankan oleh polisi yang menjadi pertanyaan kuasa hukum Pegi  Setiawan, Sugianti Iriani, menangggapi keputusan polisi menghapus dua nama yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO).

Sosok yang buron selama delapan tahun itu justru membuat publik  ragu terkait kasus pembunuhan Vina  dan Eky di Cirebon pada 2016 silam.

Kuasa hukum Pegi tiba-tiba kaget mengubah jumlah terduga pelaku yang masuk DPO dari tiga menjadi menjadi hanya satu orang yakni Pegi.

"Dengan dihilangkannya dua DPO, dan berubah menjadi satu DPO itu sangat mengagetkan," kata Sugianti, dari tayangan TV swasta, Selasa, 28 Mei 2024.

Baca Juga: Obat Tetes Mata Herbal Apakah Aman Digunakan? Yuk Simak Penjelasan BPOM Berikut Ini

Sugianti menyebut pihaknya saat ini tengah menyiapkan gugatan praperadilan terkait penetapan tersangka yang dilakukan Polda Jabar dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki.

Saat ditangkap, Polda Jawa Barat juga mengamankan barang bukti usai menggeledah rumah orangtua tersangka.

"Sesuai dengan putusan pengadilan yang sudah inkrah, DPO ada 3 orang, tiba-tiba setelah pers rilis di Polda Jabar mengatakan bahwa DPO yang dua tidak ada, dan Pegi hanya DPO satu-satunya."

Berdasarkan video yang beredar, pihak berwajib menggelar bukti-bukti seperti ijazah asli SD dan SMP atas nama Pegi Setiawan.

Baca Juga: Cek Loker! Rumah Sakit Royal Prima Jambi Buka Lowongan Perawat Bedah, Ini Syaratnya

Halaman:

Editor: Sylvia Hendrayanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah