Polisi Bongkar Sindikat Penampungan PMI Ilegal dari Empat Lokasi di Batam, 12 Perempuan Jadi Korban

- 22 Maret 2024, 17:20 WIB
Ilustrasi :Penampungan PMI Ilegal di Batam
Ilustrasi :Penampungan PMI Ilegal di Batam /ANTARA/Agus Setiawan

EDITORNEWS.ID - Sejumlah  12 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural alias ilegal di sejumlah lokasi di Kota Batam.

Ditreskrimum Polda Kepri menggagalkan dari 4 lokasi yang berbeda yakni Pelabuhan Harbour Bay, penginapan Syariah Kusuma Jaya dan Perumahan Palazzo Garden.

Dalam keterangannya kepada awak media Kasubdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Achmad Suherlan mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari diamankannya dua orang calon PMI ilegal di Pelabuhan Harbourbay.

Ia “Dua orang perempuan dari Lampung dan Jawa Tengah yang diduga sebagai calon PMI non prosedural berhasil diamankan,” katanya, Rabu, 20 Maret 2024.

Baca Juga: Memudahkan Masyarakat untuk Lakukan Shalat, Ini Daftar Halte Transjakarta yang Dilengkapi  Fasilitas Mushola

Selanjutnya polisi melakukan pengembangan dan mengamankan 10 orang calon PMI lainnya di dua lokasi berbeda. 4 orang di penginapan Syariah Kusuma Jaya dan 6 orang di Perumahan Palazzo Garden.

“Korban dijanjikan gaji besar saat bekerja di Malaysia, namun mereka menjadi korban dalam jaringan penyelundupan ini,” jelasnya.

Tak hanya mengamankan calon PMI, polisi juga menangkap 5 orang tersangka yang diduga berperan sebagai pengurus keberangkatan dan perekrut para korban.

“Modus operandi yang digunakan oleh para tersangka adalah melakukan pengurusan dan pemberangkatan PMI ke Malaysia tanpa memenuhi persyaratan resmi sebagai pekerja migran Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa di Kota Bandung, Surabaya dan Semarang Hari Kamis, 21 Maret 2024

Halaman:

Editor: Sylvia Hendrayanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x